KETERAMPILAN DIALOG KONSELING
MIKRO
Diajukan Untuk Memenuhi UTS Mata Kuliah
”KETERAMPILAN KONSELING MIKRO”
Dosen Pembimbing:
Drs. Bambang Hidup Mulyo, M.Pd
Oleh:
Innama Takunu Lakum ( D33209015 )
FAKULTAS
TARBIYAH
JURUSAN
KEPENDIDIKAN ISLAM
INSTITUT AGAMA
ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL
SURABAYA
2011-2012
TERTEKAN SIKAP
ORANG TUA YANG OTORITER
|
No
|
Konselor
|
Binimbing
|
Teknik
|
|
1
|
|
“Assalamu’alaikum”
|
|
|
2
|
Waalaikumsalam,,,halloo Yahya ya,silakan masuk” (duduk,bersalaman)
“senang sekali berjumpa
anda ,apa yang bisa saya bantu?
|
|
1.Attending. (menghampiriklien)
2.Open question
|
|
3
|
|
….(Diam)
(menunduk,
cemas, tangan diremas, murung)
|
|
|
4
|
“Kelihatannya kamu begitu cemas, murung,dan
tidak semangat? Apakah demikian?”
|
|
1.refleksi perasaan
2.Bertanyaterbuka
3.attending
|
|
5
|
|
….(mengangguk, Melihat/memandang
konselor dengan sesaat,lalu menunduk lagi)
|
|
|
6
|
“Dapatkah Yahya menjelaskan lebih lanjut tentang kecemasan
yang anda hadapi? (Tenang,ramah , senyum,serius, menatap yahya)
|
|
1.eksplorasi perasaan
2.Bertanya terbuka
3.attending
|
|
7
|
|
“Saya merasa tertekan, saya merasa tidak berguna” (Menatap konselor,menunduk
lagi,muka mulai tenang)
|
|
|
8
|
“Saya Memahami perasaanmu tertekan karena merasa
tidakberguna. Dapatkahkamumengungkapkanperasaan takberguna itu?”
(menatap wajahklien, ramah)
|
|
1.Empati
2.Refleksi pengalaman
3.Bertanya terbuka
4.Eksplorasi perasaan
|
|
9
|
|
“Saya merasa ayah, ibu, dan saudara-saudara saya
merendahkan, memojokkan, dan menghina saya. Sebab terakhir ini prestasi
belajar saya hancur. Saya tidak mampu menjelaskan kepada mereka, padahal
kehancuran prestasi belajar saya bersumber dari sikap orang tua.” (wajah
murung)
|
|
|
10
|
“kalau begitu kamu beranggapan sejauh ini hancurnya
prestasi belajar bukanlah kesalahanmu sendiri, akan tetapi kesalahan orang tuamu.
Karena itu sikap memojokkan dari orang tua membuat kamu terhina. Demikian?”
(Ramah, penuh perhatian, menatap wajah klien, tenang,kedua
tangan menekankan ucapan)
|
|
1.Menangkap isu utama
2.refleksi ide
|
|
11
|
|
“ ya, bu…..”
(Diam, Menunduk, masih cemas,
kurang semangat)
|
|
|
12
|
“Apakah kamu berpendapat bahwa hancurnya prestasi
di sekolah adalah sebagai akibat kelalaian, kekurangan perhatian dariorang
tua? (Tenang,perhatian, ramah)
|
|
1.Bertanyaterbuka
2.Attending
3.Eksplorasipengalaman
|
|
13
|
|
“ ya, karena saya merasakan demikian, dan saya
merasa terhina dan malu, juga di sekolah “
(Mulai tenang,serius, menatap,tanagn tetapdiremas)
|
|
|
14
|
“baiklah, jadi kalau begitu masalahmu adalah
turunnya prestasi belajar bersumber dari orang tuamu dan orang tuamu merasa
tidak senang, lalu memojokkan dan kamu merasa terhina di
rumah,bagaimana,apakah demikian ?“
|
|
1.Menangkap isu utama
2.Mendefinisikan Masalah
3.Attending
|
|
15
|
|
“Ya, bu,,,, saya sependapat,emang seperti itu.
(wajah tenang)
|
|
|
16
|
“Baiklah,,,sekarang masalahmu sudah jelas. Namun
ibu ingin mengetahui lebih jauh bagaimana pendanganmu terhadap sikap orangtua
yang telah kamu alami sehubungan dengan prestasi belajarmu? “
(Tenang, ramah, mengarah kepada klien)
|
|
1.Memimpin
2.Eksplorasi Pengalaman
3.Bertanya,terbuka
4.Attending
|
|
17
|
|
,,,,,,,,,,,
|
|
|
18
|
|
“ Orang
tua saya benci kepada saya, tapi kepada adik saya tampaknya mereka lebih menyayangi.
Saya merasa dianaktirikan, padahal saya sudah berusaha untuk menyenangkan hati
orang tua saya dengan belajar rajin (Wajah
cemas,serius, menatap konselor ,tangandiremas)
|
|
|
19
|
“ Ya, terus bagaimana? “
(Mendorong,serius, ramah,menatap)
|
|
1.mendorong minimal
2.Ekspolrasi pengalaman
3.Bertanyaterbuka
4.Attending
|
|
20
|
|
“Yah,,,,saya malas dan tidak belajar lagi seperti
biasa dan nilai-nilai saya jadi buruk. Tapi sayatidak peduli. “ (wajah kesal,
tegas, menatap serius, kepala menggeleng)
|
|
|
21
|
“ Ya, saya memahami jalan pikiranmu. Nampaknya kamu seperti
membalas dendam terhadap sikap orangtuamu.
Bagaimana pendapat anda? “.
(Tenang, santai, menatap/perhatian serius)
|
|
1.Empati primer
2.Refleksipengalaman
3.Eksplorasipengalaman4.Konfrontasi
|
|
22
|
|
“ Habis
pilih kasih dan tak menghargai saya”
|
|
|
23
|
“ Jika orangtuamu tidak pilih kasih dan menghargai,
bagaimana pendapatmu? “
(Sungguh-sungguh, ramah, senyum, menatap klien)
|
|
1.Fokus
2.Eksplorasi
3.Bertanyaterbuka
|
|
24
|
|
“ saya senang sekali, dan hal itulah yang sangat saya
harapkan. Tapi bagaimana caranya? Saya kurang yakin dengan pendapat itu “ (Tenang,
wajah agak meragukan)
|
|
|
25
|
“ saya senang dengan sikap keterbukaan dan kritismu.
Mungkinkah kamu sendiri yang dapat mengetahui caranya? Ibu meminta saran “ (Tenang,
muka serius, ramah)
|
|
1.Empati primer
2.Sugesti
3.Mengarahkan
|
|
26
|
|
“Saya kurang tahu. Tapi, bila saya berpikir, sulit merubah
sikap negatif orangtua saya terhadap saya. Kecuali jika ibu pembimbing dapat
berbicara dengan orangtua saya tentang hal tersebut “
( menatap dengan tenang, kedua tangan mengarah pembimbing,
ramah terbuka)
|
|
|
27
|
“ Bagus, saya senang dengan sikap keterbukaanmu.
Tapi saya ingin tahu apakah orangtuamu mungkin dapat bertemu dengan saya? “
(Gembira, duduk santai, badan agak condong kepada
klien,menganggukkan kepala)
|
|
1.Empati
2.Eksplorasi Pengalaman
3.Penekanan
4.Pujian/Penghargaan
|
|
28
|
|
“ Tentu bisa, orang tua saya cukup terbuka dan senang
dengan orang-orang di luar keluarganya. Saya percaya kalau orang tua saya, mungkin
dia akan hadir. “ (Tenang, berseri/senang, memberi kepercayaan diripada ibu pembimbing)
|
|
|
29
|
“ saya sangat menghargai pendapatmu. Tampaknya
anda adalah seorang siswa yang cukup cerdas dan bijak. Namun apakah biasanya
orangtuamu pernah hadir pada panggilan-panggilan sekolah, misalnya tentang masalah
studi saudaramu? “
(Menghargai, serius, ramah, senang)
|
|
1.empati primer
2.Refleksi Content (ide/pikiran)
3.Menghargai
4.Bertanyaterbuka
|
|
30
|
|
“Tentu bu,,,mereka selalu ada perhatian jika ada panggilan seperti oleh kepala sekolah”.
(menatap dengan perhatian, menekankan, tenang, senang,
santai.
|
|
|
31
|
“ kalau
begitu apa kesimpulan ini kamu setuju ? yaitu melalui kepala sekolah saya
ingin bertemu orangtuamu disekolah pukul10.00 WIB? “
(Tenang,
ramah, menatap klien,senyum, santai)
|
|
1.Menyimpulkan semntara
2.Bertanyaterbuka
|
|
32
|
|
“ ya bu,,,, saya setuju “.
(Mengangguk tenang, menatap konselor)
|
|
|
33
|
“ baik, saya hargai sampai saat ini. Bagaimana perasaanmu
setelah berbincang-bincang? “
(Rasa
empati, ramah, menghargai, menatap
klien, penuh pengertian,)
|
|
1.empati primer
2.Eksplorasi perasaan
3.Bertanyaterbuka
|
|
34
|
|
“Setelah mengikuti pembicaraan ini, perasaan cemas saya
sudah menurun, bahkan menghilang. Saya merasa senang sekali.”
( Tenang, gembira, sikap
sopan, menatap konselor,)
|
|
|
|
“kalau begitu apakah sudah ada kesimpulan pertemuan
ini?”
|
|
1.Mengarahkan
2.Upaya menyimpulkan
3.Upaya merencanakan
|
|
35
|
|
“Ada,,, yaitu bahwa ibu akan mengadakan petemuan dengan orang
tua saya untuk memahami sikap orang tua terhadap keadaan saya. Kemudian mungkin
ibu akan mengajukan usul-usul tentang kebaikan saya.” (menyimpulkan, tenang)
|
|
|
36
|
“ya, mungkin pula ada pertemuan segitiga antara
orangtuamu, kamu, saya, dan mungkin pula dengan saudara-saudaramu. Bagaimana?”
|
|
1.Menjelaskan
2.Menyimpulkan
3.merencanakan
|
|
37
|
|
“Ya bu, saya setuju. Terrima kasih”.
(Sopan, tenang,menatap konselor)
|
|
|
38
|
“Kalau begitu apakah pertemuan ini dapat kita akhiri?”.
(tenang, ramah)
|
|
1.Bertanyaterbuka
2.Eksplorasi ide
|
|
39
|
|
“Ya, ,,saya kira demikian”
(ramah, tenang,
mengangguk)
|
|
|
40
|
“Terima
kasih”
(bersalaman dengan klien)
|
|
*closing
|

Tidak ada komentar:
Posting Komentar